Home Daerah Kolaborasi Pro Sulut 08 Garuda dan Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Pokja Manado...

Kolaborasi Pro Sulut 08 Garuda dan Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Pokja Manado Gelar Pertunjukan Teater Manado Art Festival, Ketum Anthon Kojansow, S.H., M.H.: Gubernur YSK Ikut Berperan Sebagai Guest Aktor dan Disutradarai Teaterawan Nasional

96
0
SHARE

 

MANADO, SULAWESI UTARA, Mediacenterinfo.com (MCI) – 𝗣𝗮𝗴𝗲𝗹𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗮𝗷𝘂𝗸 “𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼 𝗔𝗿𝘁 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹” 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗴𝗮𝗴𝗮𝘀 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗣𝗿𝗼 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁 𝟬𝟴 𝗚𝗮𝗿𝘂𝗱𝗮 𝗯𝗲𝗿𝘁𝘂𝗷𝘂𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶-𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗯𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗹𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗿𝗮𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗱𝗶 𝘁𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 𝗺𝗼𝗱𝗲𝗿𝗻𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗲𝘀𝗮𝘁, 𝗯𝗲𝗿𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝘂𝗽𝗮𝘆𝗮 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗱𝗶𝗹𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗴𝗲𝗹𝗼𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗸𝗲𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽 𝗯𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗹𝗼𝗸𝗮𝗹 𝗠𝗶𝗻𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂𝗶 𝗸𝗲𝗴𝗶𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝘁𝗮𝘀 𝘁𝗲𝗮𝘁𝗲𝗿 𝗦𝗲𝗿𝗮𝘁 – 𝗦𝗲𝗿𝗮𝘁 𝗖𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗪𝗮𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 𝗠𝗮𝗿𝗮𝗺𝗶𝘀.

Dalam Pagelaran yang akan digelar di gedung 𝗗𝗲𝘄𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘄𝗮𝗸𝗶𝗹𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 (𝗗𝗣𝗥𝗗), 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼, 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮, pada Sabtu, bulan depan (30 Mei 2026), Pro Sulut 08 Garuda di bawah Komando Ketua Umum (Ketum) 𝗔𝗻𝘁𝗵𝗼𝗻 𝗞𝗼𝗷𝗮𝗻𝘀𝗼𝘄,𝗦.𝗛.,𝗠.𝗛., sekaligus sebagai pimpinan produksi pentas teater Serat – Serat Cinta Walanda Maramis berkolaborasi dengan 𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗲 𝗧𝗲𝗮𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗙𝗶𝗹𝗺 𝗬𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗛𝗮𝗻𝗷𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗕𝗼𝗱𝗮𝘀 𝗣𝗼𝗸𝗷𝗮 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼.

Pagelaran budaya dan seni dengan kolaborasi berperan krusial sebagai media sosialisasi dan pelestarian akar budaya. Kegiatan ini tidak sekadar pertunjukan, tetapi juga berfungsi sebagai wadah untuk memperkenalkan kembali kearifan lokal kepada generasi muda, memperkuat identitas, serta menumbuhkan kebanggaan kolektif di tengah arus modernisasi.

𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 da𝗻 𝗣𝗲𝘄𝗮𝗿𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗡𝗶𝗹𝗮𝗶

Pagelaran budaya bertajuk Manado Art Festival mengangkat kearifan lokal Minahasa seperti Tari Maengket, Tari Kabasaran, Tari Lenso dan Sasambo, Musik Bambu dan Kolintang, Orkestrasi Tetengkoren, Salude dan Tambur serta ikrar Torang Samua Basudara yang menceritakan sejarah dan nilai-nilai luhur leluhur yang memadukan pameran pusaka Nusantara dan dialog budaya untuk menjaga tradisi dan dipopulerkan secara Nasional agar tetap lestari dan terjaga di kalangan generasi muda.

𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗦𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶𝘀

Pro Sulut 08 Garuda bekerjasama dengan Pemerintah menyelenggarakan pagelaran seni sebagai metode untuk mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan budaya bangsa agar lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama di tingkat daerah.

𝗣𝗲𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝘂𝗱𝗮

Pagelaran seni menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda dalam mementaskan kesenian daerah, melibatkan dua puluh penari serta mendidik delapan puluh siswa Kota Manado untuk percaya diri dalam mengekspresikan seni tradisional, sekaligus menanamkan cinta warisan bangsa sejak dini.

𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗜𝗱𝗲𝗻𝘁𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗟𝗼𝗸𝗮𝗹

Pagelaran mengangkat budaya lokal Minahasa fokus pada pelestarian kearifan lokal sebagai fondasi identitas daerah, sekaligus menjadi ajang perayaan warisan budaya.

𝗗𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶

Pagelaran budaya nasional, Manado Art Festival, dalam pentas teater Serat – Serat Cinta Walanda Maramis yang terkelola dengan baik bertujuan meningkatkan partisipasi komunitas lokal dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM serta pengrajin seni.

Terpisah, Anthon Kojansow, S.H., M.H., ketika berbincang, berdiskusi dalam suasana harmonis dan penuh keakraban bersama awak Mediacenterinfo.com, di Sekretariat Pro Sulut 08 Garuda, pada Sabtu malam (18/04/2026). Pria paruh baya yang akrab disapa Ko Chang ini menjelaskan pelibatan generasi muda dalam gelar budaya di Indonesia semakin gencar dilakukan sebagai bagian dari pelestarian warisan leluhur dan penguatan identitas bangsa di era globalisasi.

Generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelestari aktif yang memegang estafet budaya, sembari menambahkan pagelaran budaya nasional kali ini dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di provinsi Sulawesi Utara dalam bidang pemajuan kebudayaan, pelestarian tradisi dan penguatan ekosistem seni pertunjukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ko Chang menjelaskan pentas teater tersebut direncanakan akan turut melibatkan 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗠𝗮𝘆𝗷𝗲𝗻 𝗧𝗡𝗜 (𝗣𝘂𝗿𝗻) 𝗬𝘂𝗹𝗶𝘂𝘀 𝗦𝗲𝗹𝘃𝗮𝗻𝘂𝘀 𝗞𝗼𝗺𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴,𝗦.𝗘., sebagai guest aktor, sembari menambahkan pementasan teater ini turut menghadirkan 𝗮𝗸𝘁𝗿𝗶𝘀 𝗙𝗧𝗩 𝗣𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘂𝗹𝗶𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗴𝘂𝗲𝘀𝘁 𝘀𝘁𝗮𝗿, 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗿𝗮 𝘁𝗮𝗹𝗲𝗻𝘁 𝗽𝗿𝗼 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗙𝗲𝗺𝗺𝘆 𝗠𝗼𝗸𝗼𝘀𝗼𝗹𝗮𝗻𝗴, 𝗧𝗲𝗹𝗹𝘆 𝗪𝗮𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮, 𝗝𝗲𝗳𝗿𝗶 𝗚𝗲𝗿𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗙𝗿𝗶𝗲𝗸𝗲 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻, 𝗠𝗮𝗿𝗶𝗮 𝗠. 𝗞𝗮𝗿𝘂𝗻𝗱𝗲𝗻𝗴, 𝗛𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗮 𝗝. 𝗥𝗼𝗺𝗯𝗶𝘁𝗮𝗻, 𝗦𝘁𝗶𝗲𝗻𝘁𝗷𝗲 𝗥𝗼𝗿𝗶𝗻𝗴, 𝗠𝗮𝗴𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗦𝗲𝗻𝗱𝗼𝘄, 𝗧𝗶𝗳𝗳𝗮𝗻𝘆 𝗞𝗮𝘁𝘂𝘂𝗸, 𝗡𝗼𝘃𝘆. 𝗩. 𝗟𝗮𝗽𝗶𝗮𝗻, 𝗦.𝗣𝗱., 𝗠𝗙, 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘀𝘁𝗿𝗶𝗱 𝗠𝘂𝗿𝘀𝗮𝗹𝗶 dan disutradarai langsung oleh 𝘁𝗲𝗮𝘁𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗻𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗔𝗿𝗶𝗲𝗳 𝗔𝗸𝗯𝗮𝗿 𝗕𝘀𝗮,” pungkas Kojansow.

 

[ 𝓞𝓴𝓽𝓪𝓿𝓲𝓪𝓷𝓾𝓼.𝓗. ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here