Home Daerah Ketua Steering Comittee PWI Sulut Jemmy Senduk Apresiasi Sintya NC Bojoh Maju...

Ketua Steering Comittee PWI Sulut Jemmy Senduk Apresiasi Sintya NC Bojoh Maju Dalam Kontestasi Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026-2031

264
0
SHARE

Wartawati Senior Sintya N.C.Bojoh mengenakan pakaian kabasaran saat mendaftar dalam kontestasi Calon Ketua PWI Sulut periode 2026-2031.(red)

Sulawesi Utara, Mediacenterinfo.com ( MCI ) —𝗦𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝘁𝗲𝗿𝗰𝗶𝗽𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝘁𝘂𝗯𝘂𝗵 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗮𝘁𝘂𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 (𝗣𝗪𝗜) 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮. 𝗪𝗮𝗿𝘁𝗮𝘄𝗮𝘁𝗶 𝘁𝗲𝗹𝗲𝘃𝗶𝘀𝗶 𝗻𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹, 𝗦𝗶𝗻𝘁𝘆𝗮 𝗡𝗶𝗱𝘆𝗮 𝗖𝗵𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝗻 𝗕𝗼𝗷𝗼𝗵, 𝗿𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗰𝗮𝗹𝗼𝗻 𝗞𝗲𝘁𝘂𝗮 𝗣𝗪𝗜 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗼𝗱𝗲 𝟮𝟬𝟮𝟲–𝟮𝟬𝟯𝟭, 𝗞𝗮𝗺𝗶𝘀 (𝟭𝟵/𝟯/𝟮𝟬𝟮𝟲), 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗻𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗪𝗜 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁, 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗱𝗶𝗿𝗺𝗮𝗻, 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼. 𝗜𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗲𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝗷𝘂 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗼𝗻𝘁𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗽𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗸𝗲𝘁𝘂𝗮 𝗱𝗶 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗽𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝘁𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁.

Kehadiran Sintya sekitar pukul 14.00 WITA langsung menyedot perhatian publik dan insan pers. Tidak hanya karena statusnya sebagai satu-satunya kandidat perempuan, tetapi juga penampilannya yang mengenakan busana adat Kabasaran—simbol keberanian, keteguhan, dan semangat membela kebenaran.

Didampingi puluhan pendukung, termasuk sejumlah wartawan yang turut mengenakan atribut Kabasaran, kehadiran Sintya memberi pesan kuat tentang perlawanan terhadap stagnasi organisasi serta komitmen menjaga independensi pers di Sulawesi Utara.

Dikutip dari ProNews5.com, dalam pernyataannya, perempuan asal Minahasa itu menegaskan kesiapan bertarung dengan kandidat lain yang didominasi pria. Ia mengusung visi perubahan dengan menitikberatkan pada pembenahan organisasi dan perjuangan terhadap hak-hak anggota yang selama ini dinilai terabaikan.

“Kalau saya terpilih nanti, saya akan menjadi pemimpin yang memperjuangkan hak-hak anggota, mengayomi, menjaga marwah organisasi, serta membesarkan dan memperjuangkan kepentingan insan pers,” tegas Sintya.

Ketua Steering Committee (SC) PWI Sulut, Jemmy Senduk, mengonfirmasi bahwa Sintya merupakan figur perempuan pertama yang mendaftar sebagai calon Ketua PWI di tingkat provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Ini patut diapresiasi. Kehadiran perempuan dalam kontestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi PWI Sulut,” ujarnya.

Secara nasional, fenomena ini juga tergolong langka. Hingga saat ini, belum banyak perempuan yang tampil dan mencalonkan diri sebagai Ketua PWI di tingkat provinsi. Karena itu, pencalonan Sintya dinilai berpotensi mencetak sejarah baru di organisasi pers tertua di Indonesia tersebut.

Dalam dinamika bursa calon, Sintya tercatat sebagai pendaftar keempat setelah sejumlah nama seperti John W. Paransi, Raymon Wowor, Faruk Langaru, dan Dr. Merson Simbolon. Panitia menyebut proses pendaftaran masih dibuka hingga Kamis (19/3/2026) pukul 00.00 WITA.

“Steering Committee masih menunggu hingga batas waktu malam ini. Ini hari terakhir pendaftaran,” tambah Jemmy.

Dengan latar belakang panjang di dunia jurnalistik, Sintya membawa pengalaman dari berbagai media, mulai dari reporter TV5 Dimensi (2011), Kompas TV (2018), hingga SCTV (2019), serta aktif di media daring sejak 2019 hingga sekarang.

Momentum ini tidak hanya menjadi pertarungan kandidat, tetapi juga ujian arah masa depan organisasi PWI Sulut, apakah akan tetap berjalan dengan pola lama atau berani bertransformasi melalui kepemimpinan baru yang lebih inklusif dan progresif.(Okta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here