


Mediacenterinfo.com (MCI), Serpong – Stella Maris School BSD menggelar acara Perayaan Tahun Baru China 2026, bertajuk “Year of The Fire Horse Celebration” dengan meriah dan penuh harapan baru di Stella Maris School BSD yang berada di kawasan BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (26/2) pagi.
Acara yang digelar setiap tahun secara rutin ini, memiliki tema yang berbeda dari tahun ke tahun. Chinese New Year 2026 ini, yang lebih dikenal umum dengan sebutan Hari Raya Imlek, menampilkan atraksi-atraksi yang menarik dan seru.
Head of National School Stella Maris BSD, Uning Widyastuti Anastasia, dalam sambutannya di hadapan peserta acara, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dapat bersama merayakan hari raya orang keturunan Chinese yaitu Tahun Baru Imlek 2577 Tahun 2026 di Sekolah Stella Maris BSD.
“Selamat pagi. Semangat pagi. Hari ini kita bersukacita ya. Kita bersyukur bahwa teman-teman dan saudara-saudara kita, merayakan tahun baru Imlek. Ibu Bapak orang tua, para guru dan anak-anak yang terkasih, hari ini kita bersukacita merayakan Imlek 2026. Kalau kita pakai baju merah itu artinya apa ya? Bersukacita, menarik rejeki dan hal-hal positif dan menjadikan kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Hari ini juga ada penampilan teman-teman yang mewakili kalian ya. Mari kita belajar kehidupan, jadi makna tahun baru China itu apa? Selamat bersukacita, menikmati. Dengan menabuh ini, acara celebration ini dimulai,” ungkap Uning, sapaan akrab Uning Widyastuti Anastasia.
Sementara itu, Ketua Panitia, Theresia Asmarawati yang biasa disapa Rere, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun 2026 ini agak berbeda dari tahun sebelumnya.
“Ya tema tahun ini adalah perayaan tahun kuda api atau Year of The Fire Horse Celebration. Ada yang beda dari tahun lalu. Yang spesial tahun ini, ada pertunjukan Liong dan wushu yang dimainkan anak-kita sendiri, bukan dari pemain luar,” kata Rere.



Berbagai pertunjukan yang ditampilkan secara khusus dengan meriah dan kreatif itu, antara lain: Barongsai spektakuler, Wushu, Liong dan penampilan khusus dari Unit KB, TK, SD, SMP dan SMA Stella Maris School BSD.
Tampak suasana perayaan begitu meriah dengan pakaian bernuansa warna merah memenuhi lapangan.
Selanjutnya, Rere menambahkan bahwa tujuan digelarnya acara Chinese New Year 2026 yang bertema Year of The Fire Horse Celebration, adalah untuk mengenalkan budaya Tionghoa pada murid dan menumbuhkan rasa saling menghormati akan budaya yang ada di Indonesia.
“Tujuan diselenggarakan acara Chinese New Year Celebration Sekolah Stella Maris BSD tahuni ini (2026), adalah untuk mengenalkan budaya Tionghoa kepada murid dan juga untuk menumbuhkan rasa saling menghormati akan budaya yang ada di Indonesia,” lanjut Rere.

Kesan dan Harapan Orang Tua Murid
Peran dan dukungan orang tua murid begitu berarti dalam tumbuh kembang murid-murid, seperti hadirnya orang tua dalam menyaksikan penampilan putra-putrinya di perayaan tahun baru China atau Imlek 2026. Bagaimana kesan dan harapan orang tua mengikuti Year of The Fire Horse Celebration di Stella Maris School BSD?
Salah satu orang tua murid yang dijumpai media ini, Octavianus Akiputra, ayahanda dari Christian Ken, kelas 6B. Octavianus mengungkapkan rasa kagum dan bahagia mengikuti jalannya acara dimana putranya bisa ikut tampil.
“Menurut saya, acara ini perlu dilestarikan karena Stella Maris itu tempat belajar yang mempunyai prinsip Educare in Caritatem artinya Mendidik dalam Kasih Sayang, walaupun latar belakang agama dan suku berbeda. Tentunya dengan penyelenggaraan acara ini, khususnya kami yang tidak mengerti budaya Tionghoa ini, bisa menjadi mengerti budaya ini sekarang. Marilah kita saling menghormati budaya yang ada di Indonesia,” ungkap Octavianus.
“Puji syukur, karena anak saya yang spesial bisa berkembang dengan baik di Stella Maris dan tampil sekarang di acara ini,” tambahnya.
Ia berharap acara seperti bisa diadakan dengan lebih menekankan pendidikan karakter, yang saling menghargai budaya di tahun yang akan datang.
Selanjutnya, media ini jumpa dengan Kristie yang kedua putrinya, Leticia duduk di TK B dan Leah Anindya di Kelas 2 Stella Maris School BSD. Kristie mengungkapkan bahwa acara perayaan tahun kuda api 2026 ini perlu dilaksanakan terus dan dikembangkan agar anak-anak dapat mengenal berbagai budaya yang ada di Indonesia.
“Dengan adanya acara ini anak-anak juga dilatih diajarkan untuk saling menghargai perbedaan suku gitu kan. Nggak semuanya satu suku gitu, jadi ke depannya sih kalau bisa ya memang akan selalu ada acara-acara yang seperti ini,” ujar Kristie.
Ia merasa senang dengan penampilan kedua anaknya di acara ini, karena bisa merasakan adanya perubahan karakter pada anak-anak.
“Terharu dan senang, karena kan kita lihat perkembangan anak-anak sekarang udah berani tampil depan banyak orang. Bangga anak-anak bisa sekolah di sini (Stella Maris School BSD). Satu kata untuk Stella Maris, Terbaik!” akunya bangga.
Senada Kristie, Siska sesama orang tua murid yang kedua anaknya, Natanael Reza di kelas 2 dan Quinzi Eleano di TK B, mengungkapkan bahwa adanya acara perayaan tahun baru China atau Imlek 2026 ini, dapat memberikan warna tersendiri bagi Stella Maris School BSD. Pasalnya, pengenalan budaya ini menjadi salah satu dari upaya pengembangan karakter anak-anak.
“Bagus banget. Saya juga bisa lihat penampilan anak saya yang punya bakat seni yang kuat. Sekarang bisa tampil di acara ini, Stella Maris punya banyak cara untuk mengembangkan bakat anak, selain kemampuan akademis,” ungkap Siska.
Selain itu, ada pula orang tua murid TK B yaitu Lilis. Ia merasa bersyukur dengan adanya acara perayaan Imlek ini, perkembangan putrinya dapat terlihat saat tampil bersama teman-temannya.
“Wah senang ya. Saya bisa lihat anak udah lebih ceria dan berani. Waktu baru baru masuk TK itu dia pendiam. Sekarang udah lebih ceria dan berani tampil,” kata Lilis.

Tanggapan Murid
Tahun Baru China (Imlek) yang shionya adalah kuda api 2026 ikut dirayakan di Stella Maris School BSD. Acara berlangsung meriah dan penuh keceriaan dan semangat.
Media ini ingin mengetahui tanggapan murid-murid terkait perayaan Imlek ini. Salah satu murid yang dijumpai yaitu Carisa Riona yang biasa dipanggil Caca, duduk di kelas 6 B.
“Seru banget acaranya. Iya ini tahun kuda api. Pinginnya kalau bisa lebih lama lagi, ditambah jamnya untuk penampilannya,” ujar Caca.
Senada Caca, Yohana yang akrab disapa Anna, duduk di kelas 6 C, menyampaikan bahwa acara ini seru dan menyenangkan.
“Seru dan menyenangkan. Kita bisa tahu budaya yang dari China,” ungkap Anna.

Acara perayaan tahun baru China atau Imlek yang bertema Year of The Fire Horse Celebration berlangsung dengan baik dan lancar. Pada akhir acara dilaksankan foto bersama dengan Head of National School Stella Maris School BSD beserta jajaran kepala sekolah dan panitia.(boy)







