
TANGERANG, Mediacenterinfo.com (MCI) – 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗼𝗰𝗵. 𝗠𝗮𝗲𝘀𝘆𝗮𝗹 𝗥𝗮𝘀𝘆𝗶𝗱 𝗯𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗷𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗙𝗼𝗿𝘂𝗺 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 (𝗙𝗼𝗿𝗸𝗼𝗽𝗶𝗺𝗱𝗮) 𝗺𝗲𝗻𝗶𝗻𝗷𝗮𝘂 𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗽𝗲𝗹𝗮𝗸𝘀𝗮𝗻𝗮𝗮𝗻 𝗶𝗯𝗮𝗱𝗮𝗵 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗮𝗵 𝗷𝗲𝗺𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗢𝗨𝗞 𝗧𝗲𝘀𝗮𝗹𝗼𝗻𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗶 𝗔𝘂𝗹𝗮 𝗘𝗸𝘀 𝗞𝗮𝗻𝘁𝗼𝗿 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗹𝘂𝗸𝗻𝗮𝗴𝗮, 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 (𝟱/𝟰/𝟮𝟬𝟮𝟲).
Berdasarkan sumber resmi bagian 𝗣𝗿𝗼𝘁𝗼𝗸𝗼𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗺𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗲𝘁𝗱𝗮 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, kehadiran Bupati turut didampingi oleh 𝗗𝗮𝗻𝗱𝗶𝗺 𝟬𝟱𝟭𝟬/𝗧𝗶𝗴𝗮𝗿𝗮𝗸𝘀𝗮, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗠𝗲𝘁𝗿𝗼 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗦𝗲𝗸𝗿𝗲𝘁𝗮𝗿𝗶𝘀 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵, 𝗞𝗮𝘀𝗮𝘁𝗽𝗼𝗹 𝗣𝗣, 𝗖𝗮𝗺𝗮𝘁 𝗧𝗲𝗹𝘂𝗸𝗻𝗮𝗴𝗮, 𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮 𝘁𝗼𝗸𝗼𝗵 𝗮𝗴𝗮𝗺𝗮 𝘀𝗲𝘁𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah memiliki niat untuk membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah.
“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” tegasnya.
Menurut dia, keberagaman keyakinan, suku, budaya dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati agar kondusifitas dan keharmonisan wlayah terus terpelihara dengan baik.
“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun dan di mana pun selama berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami akan hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan kelompok atau latar belakang,” tandasnya.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama TNI-Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Dalam suasana Idulfitri ini, kami bersama Forkopimda menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ujarnya.
Bupati juga mempersilakan jemaat untuk memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait lainnya.
“Silakan gunakan tempat ini untuk beribadah, baik ibadah rutin maupun perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak ada kegiatan lain. Yang penting tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.
“Kami akan merumuskan secara komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman, tanpa menimbulkan gangguan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
“Jika ada hal yang perlu dirundingkan, mari kita bicarakan bersama. Kami terbuka dan siap mencarikan solusi terbaik. Mari kita jaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.
Sementara itu, 𝗦𝗲𝗸𝗿𝗲𝘁𝗮𝗿𝗶𝘀 𝗧𝗮𝗻𝗳𝗶𝗱𝘇𝗶𝗮𝗵 𝗣𝗖𝗡𝗨 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗞𝗛. 𝗠. 𝗤𝘂𝘀𝘁𝘂𝗹𝗮𝗻𝗶, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga dan menyebut situasi yang terjadi sebelumnya hanya miskomunikasi.
“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan ibadah berjalan dengan baik. Tidak ada pelarangan, ini hanya dinamika kecil di masyarakat yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah Teluknaga.
“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.
Di tempat terpisah, 𝗚𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗮 𝗝𝗲𝗺𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗢𝗨𝗞 𝗧𝗲𝘀𝗮𝗹𝗼𝗻𝗶𝗸𝗮, 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝘁𝗮 𝗠𝗶𝗰𝗵𝗮𝗲𝗹 𝗦𝗶𝗮𝗵𝗮𝗮𝗻, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya.(boy/okta)







