Home Daerah Walian Wangko BMI, Pdt. Renata Ticonuwu, S.Th.: Ormas Adat BMI Mendukung Penuh...

Walian Wangko BMI, Pdt. Renata Ticonuwu, S.Th.: Ormas Adat BMI Mendukung Penuh Perayaan Paskah Nasional Serta Apresiasi Gubernur YSK dan Kapolda Sulawesi Utara

1221
0
SHARE

MANADO, SULAWESI UTARA, Mediacenterinfo.com (MCI) –  𝗢𝗿𝗺𝗮𝘀 𝗔𝗱𝗮𝘁 𝗕𝗿𝗶𝗴𝗮𝗱𝗲 𝗠𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 (𝗕𝗠𝗜), 𝗺𝗲𝗻𝗱𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗵 𝗣𝗲𝗿𝗮𝘆𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗮𝗵 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝟬𝟴 𝗔𝗽𝗿𝗶𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴, 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝘄𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗞𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗠𝗲𝗴𝗮𝗺𝗮𝘀 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼, 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮

Sumber resmi dari 𝗜𝗡𝗙𝗢𝗞𝗢𝗠 𝗗𝗲𝘄𝗮𝗻 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗧𝗼𝗻𝗮𝗮𝘀 (𝗗𝗣𝗧) 𝗕𝗠𝗜, membenarkan hal tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan tertinggi BMI dalam himbauan kepada seluruh anggota organisasi masyarakat adat tersebut baik di tingkat Walak (Desa), Wanua (Kecamatan) dan Kabupaten/ Kota yang ada di Sulawesi Utara.

“Momentum pelaksanaan Paskah Nasional yang dilaksanakan nanti merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang tinggi dari pemerintah pusat kepada rakyat Sulawesi Utara, sebagai daerah yang rukun dan aman,” ujar 𝗣𝗱𝘁 𝗥𝗲𝗻𝗮𝘁𝗮 𝗧𝗶𝗰𝗼𝗻𝘂𝘄𝘂, 𝗦.𝗧𝗵., yang turut didampingi 𝗣𝗹𝘁. 𝗧𝗼𝗻𝗮𝗮𝘀 𝗪𝗮𝗻𝗴𝗸𝗼 𝗕𝗠𝗜, 𝗝𝗼𝗹𝗱𝘆 𝗣𝗮𝗮𝘁 dan 𝗦𝗲𝗸𝗷𝗲𝗻 𝗕𝗠𝗜, 𝗠𝗮𝗿𝗰𝗲𝗹 𝗠𝗮𝗿𝗮𝗺𝗶𝘀, 𝗦.𝗛., 𝗠.𝗛.

BMI sebagai ormas adat terbesar yang ada di Sulawesi Utara, sangat menghargai penghargaan 𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗦𝘂𝗯𝗶𝗮𝗻𝘁𝗼 menunjuk Kota Manado sebagai tempat pelaksanaan perayaan Ibadah Paskah Nasional.

Apalagi, tambah dia, 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗦𝘂𝗯𝗶𝗮𝗻𝘁𝗼 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘁𝗲𝗿𝗹𝗲𝗽𝗮𝘀 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝘁𝗼𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗱𝗶𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗕𝗠𝗜. “𝗦𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗕𝗠𝗜 𝗱𝗶𝗱𝗶𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗹𝗶𝗮𝘂 𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗦𝘂𝗯𝗶𝗮𝗻𝘁𝗼 𝗺𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗼𝘀𝗼𝗸 𝗳𝗶𝗴𝘂𝗿 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗮𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝗕𝗠𝗜,” jelas Renata Ticonuwu.

Paskah Nasional yang akan digelar nantinya dapat dikatakan sebagai simbol toleransi antar umat beragama di Sulut.

Menurutnya, sudah cukup lama Sulawesi Utara tidak melaksanakan event nasional yang melibatkan puluhan ribu orang.

“Baru kali ini di Sulut dilaksanakan lagi event nasional yang melibatkan puluhan ribu orang, jadi kami sangat menghargai upaya pemerintah Propinsi Sulut dan panitia pelaksana untuk menggelar kegiatan ini,” kata 𝗣𝗱𝘁. 𝗥𝗲𝗻𝗮𝘁𝗮 𝗧𝗶𝗰𝗼𝗻𝘂𝘄𝘂, 𝗦.𝗧𝗵., 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗮𝗸𝘁𝗶𝗳 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗽𝗲𝗺𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝘂𝗸𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗼𝗹𝗲𝗿𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗔𝗻𝘁𝗮𝗿 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝗮𝗴𝗮𝗺𝗮 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁 dan 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶𝘂𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗶𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗳𝗼𝗿𝘂𝗺 𝗱𝗶𝘀𝗸𝘂𝘀𝗶 𝗣𝗨𝗦𝗔𝗗 𝗣𝗮𝗿𝗮𝗺𝗮𝗱𝗶𝗻𝗮 𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮.

Apalagi dalam Perayaan Paskah Nasional, acaranya di samping Ibadah dengan liturgi Paskah, juga ada kegiatan Doa Kebangsaan yang melibatkan 6 pimpinan Agama serta Pagelaran Kebangsaan.

Pdt. Renata Ticonuwu yang juga dipercayakan sebagai Kordinator Seksi Acara Panitia Paskah Nasional, mengakui bahwa persiapan acara sudah mendekati seratus persen.

“Kami tetap mengharapkan bahwa seluruh masyarakat Sulawesi Utara dengan berbagai perbedaan keyakinan agama kiranya dapat bersatu dalam kebersamaan mendukung pelaksanaan Paskah Nasional ini. Kita tunjukan bahwa masyarakat Sulawesi Utara memiliki adat budaya yang saling menopang dan mendukung seperti tercermin dalam semangat Mapalus,” tukasnya.

Tak lupa mengatakan, momentum perayaan 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗮𝗵 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹 𝗺𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗵 𝘀𝘁𝗿𝗮𝘁𝗲𝗴𝗶𝘀 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗠𝗮𝘆𝗷𝗲𝗻 (𝗣𝘂𝗿𝗻) 𝗬𝘂𝗹𝗶𝘂𝘀 𝗦𝗲𝗹𝘃𝗮𝗻𝘂𝘀 𝗞𝗼𝗺𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴, 𝗦.𝗘. 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗜𝗿𝗷𝗲𝗻 𝗣𝗼𝗹 𝗗𝗿. 𝗥𝗼𝘆𝗰𝗸𝗲 𝗛𝗮𝗿𝗿𝘆 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗶𝗲, 𝗦.𝗜.𝗞., 𝗠.𝗛.

Kedua tokoh asal Minahasa itu sangat intens untuk mengangkat daerah Sulawesi Utara melebihi propinsi lainnya sebagai wilayah yang aman, rukun dan damai di Indonesia. Seperti yang selalu disampaikan bahwa Sulawesi Utara sebagai barometer toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Bahkan menjadikan Sulawesi Utara sebagai Laboratorium Kerukunan dan Toleransi di Indonesia.

“Jadi torang harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur dan Kapolda Sulut,” kata Pdt. Renata yang juga Ketua BPMJ GMIM Yarden Dendengan Dalam dan Ketua BPMW GMIM Manado Timur 2.

 

[ 𝓞𝓴𝓽𝓪𝓿𝓲𝓪𝓷𝓾𝓼.𝓗.]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here