Home Daerah Responsif! Tanpa Tunggu Lama Gubernur YSK Turunkan Alat Berat: Jalan Ir. Soekarno...

Responsif! Tanpa Tunggu Lama Gubernur YSK Turunkan Alat Berat: Jalan Ir. Soekarno Mulai Diperbaiki

170
0
SHARE
Tanpak alat berat turun langsung garap perbaikan badan jalan di Jl. Ir. Soekarno.(red)

SULAWESI UTARA, Mediacenterinfo.com (MCI) – 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗺𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝘀𝗼𝗮𝗹 𝗸𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗜𝗿. 𝗦𝗼𝗲𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼 𝘁𝗮𝗸 𝗱𝗶𝗯𝗶𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗹𝗮𝗿𝘂𝘁. 𝗗𝗶 𝗯𝗮𝘄𝗮𝗵 𝗸𝗼𝗺𝗮𝗻𝗱𝗼 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗠𝗮𝘆𝗷𝗲𝗻 (𝗣𝘂𝗿𝗻) 𝗬𝘂𝗹𝗶𝘂𝘀 𝗦𝗲𝗹𝘃𝗮𝗻𝘂𝘀 𝗞𝗼𝗺𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴, 𝗦.𝗘., 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗦𝘂𝗹𝗮𝘄𝗲𝘀𝗶 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁, 𝗮𝗹𝗮𝘁 𝗯𝗲𝗿𝗮𝘁 𝗱𝗶𝘁𝘂𝗿𝘂𝗻𝗸𝗮𝗻, 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗲𝗿𝗷𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗺𝘂𝗹𝗮𝗶 𝗱𝗶 𝗹𝗮𝗽𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻.

Langkah ini menjadi penegasan gaya kepemimpinan yang tidak menunggu tekanan membesar. Begitu keluhan mencuat, respons langsung dijalankan. Jalan yang sebelumnya dikeluhkan warga karena mengganggu kenyamanan dan keselamatan kini mulai dibenahi secara nyata.

𝗗𝗶𝗸𝘂𝘁𝗶𝗽 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝘀𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 𝗿𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗿𝗶𝗹𝗶𝘀𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁, 𝗦𝗲𝗹𝗮𝘀𝗮 𝟮𝟰 𝗠𝗮𝗿𝗲𝘁 𝟮𝟬𝟮𝟲. Gubernur memastikan setiap laporan tidak berhenti di meja birokrasi. Melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara, progres pekerjaan terus dipantau, sementara tim teknis dipacu bekerja di lapangan tanpa jeda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara, Deicy Paath, menegaskan bahwa pengerjaan telah berjalan dan akan terus dipercepat demi menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alat berat sudah bekerja, tim sudah di lokasi. Kami pastikan proses ini berjalan maksimal agar masyarakat segera merasakan perbaikan,” ujarnya.

Tak berhenti di satu titik, Pemprov juga memetakan sejumlah ruas jalan lain yang menjadi sorotan. Untuk titik yang berada di luar kewenangan provinsi, koordinasi langsung dilakukan dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional dan pemerintah kabupaten/kota agar penanganan tetap berjalan terpadu.

Di bawah kepemimpinan dan Komando Gubernur Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling, S.E., pola kerja pemerintah bergeser dari menunggu laporan menjadi bergerak cepat menuntaskan persoalan. Jalan Ir. Soekarno kini menjadi bukti bahwa keluhan warga tidak lagi berhenti sebagai suara, tetapi berubah menjadi aksi nyata di lapangan.(Boy/Okta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here